Johnnydeppreads – Pulau Padar merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Terletak di kawasan Taman Nasional Komodo, pulau ini terkenal dengan lanskap bukit berwarna-warni, garis pantai yang melengkung indah, serta panorama laut biru yang memukau jika dilihat dari puncaknya. Pemandangan 360 derajat yang tersaji membuat Pulau Padar menjadi incaran wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bagi Anda yang berencana berlibur ke sini, berikut panduan lengkap mengenai rute perjalanan serta tips agar pengalaman liburan ke Pulau Padar semakin maksimal.
Sekilas Tentang Pulau Padar
Pulau Padar adalah pulau terbesar ketiga di kawasan Taman Nasional Komodo setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Berbeda dengan dua pulau tersebut, Pulau Padar tidak dihuni komodo sehingga relatif aman untuk aktivitas trekking.

Daya tarik utama Pulau Padar terletak pada perbukitannya yang unik dengan gradasi warna berbeda tergantung musim. Saat musim kemarau, bukit tampak kecokelatan keemasan. Sementara pada musim hujan, perbukitan berubah menjadi hijau segar. Dari puncaknya, Anda dapat melihat tiga teluk dengan karakter pantai yang berbeda—mulai dari pasir putih hingga pasir berwarna pink yang eksotis.
Rute Menuju Pulau Padar
Untuk mencapai Pulau Padar, Anda harus terlebih dahulu menuju Labuan Bajo, yang menjadi pintu gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo. Menuju Labuan Bajo Jalur Udara Cara tercepat adalah melalui Bandara Komodo (LBJ) di Labuan Bajo. Penerbangan langsung tersedia dari beberapa kota besar seperti:
- Jakarta
- Surabaya
- Bali (Denpasar)
- Makassar
Durasi penerbangan dari Jakarta sekitar 2,5 jam, sedangkan dari Bali hanya sekitar 1 jam. Jalur Laut Alternatif lainnya adalah menggunakan kapal laut dari beberapa kota di NTT. Namun, waktu tempuhnya lebih lama dibandingkan jalur udara.
Dari Labuan Bajo ke Pulau Padar
Setelah tiba di Labuan Bajo, perjalanan dilanjutkan dengan kapal menuju Pulau Padar dengan waktu tempuh sekitar 2–3 jam, tergantung jenis kapal.
Pilihan perjalanan laut antara lain:
Open Trip (Sharing Trip)
- Harga lebih terjangkau
- Jadwal dan destinasi sudah ditentukan
- Cocok untuk solo traveler
- Biasanya termasuk kunjungan ke beberapa spot lain
Private Trip
- Jadwal lebih fleksibel
- Bisa menentukan destinasi dan durasi sendiri
- Cocok untuk keluarga atau rombongan
Umumnya, Pulau Padar termasuk dalam paket wisata bersama destinasi lain seperti Pulau Komodo, Pink Beach, Manta Point, dan Pulau Kelor.
Trekking Menuju Puncak Pulau Padar
Setibanya di Pulau Padar, Anda perlu melakukan trekking untuk mencapai spot terbaik. Jalur sudah dilengkapi anak tangga kayu di beberapa titik, tetapi tetap menanjak dan membutuhkan stamina.
- Durasi trekking: 30–45 menit
- Tingkat kesulitan: Menengah
- Medan: Tanah berpasir dan cukup terjal
Meski melelahkan, semua perjuangan akan terbayar ketika Anda tiba di puncak dan melihat panorama spektakuler berupa bukit savana yang mengelilingi teluk-teluk indah dengan laut biru yang membentang luas.
Waktu Terbaik Berkunjung
Menentukan waktu kunjungan sangat penting untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Musim Kemarau (April–Oktober)
- Cuaca cerah dan langit biru
- Ombak relatif tenang
- Bukit berwarna cokelat keemasan
- Cocok untuk fotografi
Musim Hujan (November–Maret)
- Bukit terlihat hijau segar
- Suasana lebih sejuk
- Jumlah wisatawan lebih sedikit
- Risiko hujan dan ombak lebih besar
Untuk hasil foto terbaik, banyak wisatawan memilih datang saat sunrise atau sunset karena pencahayaan lebih dramatis.
Tips Liburan ke Pulau Padar
Agar perjalanan Anda lebih nyaman dan aman, perhatikan beberapa tips berikut. Datang Saat Sunrise atau Sunset Waktu terbaik menikmati panorama adalah saat matahari terbit atau terbenam. Cahaya alami akan menciptakan gradasi warna yang indah pada bukit dan laut.
Gunakan Sepatu yang Nyaman Pilih sepatu trekking atau sepatu olahraga dengan grip yang baik. Hindari sandal licin karena jalur cukup curam. Bawa Air Minum Cuaca di Pulau Padar bisa sangat panas dan tidak ada penjual di atas bukit. Pastikan membawa air minum yang cukup.
Gunakan Sunscreen dan Pelindung Diri Gunakan sunscreen, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari. Siapkan Kamera Pulau Padar adalah surga fotografi. Gunakan kamera dengan lensa wide untuk menangkap panorama secara maksimal. Jika membawa drone, pastikan mengikuti aturan yang berlaku di kawasan Taman Nasional Komodo.
Jaga Kebersihan Pulau Padar merupakan kawasan konservasi. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu bawa kembali sampah Anda. Siapkan Budget untuk Tiket Masuk Sebagai bagian dari Taman Nasional Komodo, pengunjung dikenakan biaya masuk. Tarif dapat berbeda antara wisatawan domestik dan mancanegara serta bisa berubah sewaktu-waktu.
Estimasi Biaya Liburan
Berikut perkiraan biaya perjalanan (dapat berubah tergantung musim dan pilihan paket):
- Tiket pesawat pulang-pergi: Rp1.500.000–Rp3.000.000
- Open trip 1 hari: Rp1.000.000–Rp1.500.000
- Open trip 3 hari 2 malam: Rp2.500.000–Rp4.000.000
- Tiket masuk Taman Nasional Komodo: menyesuaikan kebijakan terbaru
Total estimasi perjalanan 3 hari 2 malam dari Jakarta berkisar antara Rp4.000.000–Rp7.000.000. Perjalanan menuju Pulau Padar memang membutuhkan usaha ekstra, mulai dari terbang ke Labuan Bajo hingga menempuh perjalanan laut dan trekking ke puncak bukit. Namun, semua itu akan terbayar saat Anda berdiri di atasnya dan menikmati pemandangan 360 derajat bukit savana yang berpadu dengan laut biru yang jernih.
Dengan persiapan yang matang, pemilihan waktu yang tepat, serta mengikuti tips di atas, liburan ke Pulau Padar NTT akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Jika Anda pencinta wisata alam dengan panorama dramatis dan spot fotografi kelas dunia, Pulau Padar adalah destinasi yang wajib masuk dalam bucket list perjalanan Anda.
Baca Juga : Pantai Diamond Nusa Penida, Keindahan Tersembunyi Bali dengan Tebing Ikonik dan Pasir Putih
