Johnnydeppreads.com – Cagar budaya candi Indonesia memang banyak, dan mungkin sudah tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Karena memang candi menakjubkan di Indonesia sangat banyak, bahkan menjadikannya sebagai warisan dunia. Dengannya, kamu harus merasa bangga atas kepemilikan dari budaya Indonesia tersebut. Dan Candi Hindu Buddha di Indonesia jadi sebuah bukti. Bahwa bangsa terdahulu ternyata sudah memiliki sebuah peradaban yang sangat maju.

Menjadi generasi bangsa, tentu saja kamu sendiri wajib untuk tahu sejarahnya. Pun menjadi sebuah upaya untuk kita agar bisa menjaga budaya Indonesia untuk tetap baik, dan terjaga kelestariannya. engenal candi, mungkin kamu sendiri sudah tahu dan mendapatkannya di bangku sekolah dasar. Itu berarti, kamu memang harus dan bahkan wajib mengenal sejarah sendiri. Nilai budayanya bagaimana, sejarahnya seperti apa.

8 Candi Hindu Buddha Terkenal di Indonesia

Tujuannya agar tidak luntur dan tentu saja agar tetap bisa eksis sampai sekarang. Agar kamu lebih tahu dan detail mengenai hal tersebut, yuk langsung saja simak ulasannya. Tentang ….. Candi Hindu Buddha yang ada di Indonesia dan sangat terkenal:

Candi Prambanan

Yang pertama ada Candi Prambanan yang menjadi candi dari Peninggalan agama Hindu. Lokasinya tepat di desa Prambanan, pun berada di titik diantara Jawa Tengah serta Yogyakarta. Candi Prambanan ini ternyata sudah diperkirakan ada Ketika abad ke 9 Masehi. Dibangun tepat sebagai persembahan atas hadirnya Trimurti. Yakni Brahmana, Wisnu dan juga Siwa.

Tidak hanya itu saja, ternyata nama asli dari Candi Prambanan ini adalah Siwagraha. Di dalam Bahasa Sansekerta berarti memiliki arti Rumah Siwa. Bahkan ada arca Siwa Mahadewa dengan tinggi sekitar tiga meter. Tepat dibagian ruang utamanya. Selain menjadi salah satu keajaiban dunia, Candi Prambanan ini ternyata menjadi situs warisan Dunia UNESCO. Bahkan menjadi candi paling indah se Asia Tenggara.

Bentuk dan arsitektur yang ditampilkan Candi Prambanan ini amat sangat indah. Candi utamanya berupa candi Siwa, dan menghadirkan tinggi sekitar 47 meter. Diperkirakan sudah ada di tahun 850 masehi berdasarkan atas sejarah prasasti Siwagraha. Dan selanjutnya Candi Prambanan ini terus dikembangkan sampai masa Kerajaan Medang Mataram.

Candi Borobudur

Menjadi sebuah candi peninggalan Buddha, dan lokasinya ada di Magelang. Menghadirkan bentuk stupa yang dibuat oleh mereka yang menganut agama Buddha Mahayana.

Dan Candi Borobudur sendiri diperkirakan dibuat di tahun 800 Masehi, tepat saat pemerintahan Wangsa Syailendra. Susunan dari bangunan di Candi Buddha ini ternyata terdiri atas enam teras bujur sangkar. Kemudian ada tiga pelataran melingkar dibagian atasnya. Dibagian dinding Candi Borobudur ada sekitar 2.000 lebih panel relief hingga 504 area Buddha. Bangunan dari Candi Borobudur ini ternyata dimahkotai dengan stupa utama dan besar yang langsung dikelilingi dengan 72 stupa.

Candi Borobudur sendiri adalah model atas alam semesta, dibangun menjadi tempat suci yang sangat memuliakan umat Buddha. Pun selain itu, Candi Borobudur sendiri kerap kali digunakan sebagai lokasi ziarah bagi umat manusia ajaran Buddha. Nantinya peziarah akan naik ke undakan, dan selanjutnya akan melewati sekitar tiga bagian hingga tingkatan ranah di dalam kosmologi Buddha. Menghadirkan makna, juga kamadhatu, Arupadhatu hingga Rupadhatu.

Candi Gedong Songo

Yang ketiga ada Candi Gedong Songo, menjadi cagar budaya dari peninggalan Hindu. Letaknya dari Candi Gedong Songo ini ada di desa Candi Bandungan Semarang Jawa Timur.

Berada di lokasi lereng Gunung Ungaran denga nada sekitar Sembilan candi. Tepat ada di tempat yang jaraknya berbeda-beda. Dan tentu saja lumayan jauh. Faktanya, Candi Gedong Songo ini ternyata hampir sama dengan Candi Dieng yang belum kamu sebutkan. Letaknya ada diketinggian 1.200 mdpl dan suhu udaranya terbilang sangat segar. Pun masih alami.

Candi Dieng

Candi Dieng menjadi sebuah candi warisan dari abad ke 7 dan bersumber dari Dinasti Sanjaya. Berada tepat di Dataran Tinggi Dieng Provinsi Jawa Tengah. Sekitar 40 candi yang pernah ada di Kawasan komplek Candi Dieng. Hal tersebut menjadi alasan mengapa Dieng menjadi lokasi atas terkumpulnya banyak Candi. Utamanya disebut dengan kompleks candi Hindu yang ada di Jawa.

Bukti atas Prasasti yang ditemukan di sana, ternyata menjadi kompleks candi yang pernah ada sekitar abad ke 8 dan juga 9 Masehi. Menjadi sebuah kompleks candi, yang dibangun sebagai perwujudan atas masyarakat. Menjadi wujud bakti kepada Dewa Siwa dan juga Sati Siwa sebagai istrinya. Tepat di sekitar 21 Bandungan yang ada di Kawasan Candi Dieng, ternyata selanjutnya dibagi atas 5 kelompok. Juga 4 kelompok bangunan yang lain.

Candi Penataran

Menjadi bangunan candi dari peninggalan Hindu Siwaistis, dan tepat berada di Desa Penataran Nglegok Blitar. Candi Penataran sendiri jadi sebuah candi paling megah, serta paling luas yang ada di Jawa Timur. Ada di ketinggian 450 mdpl dan Candi Penataran ini tepat di bagian laut lereng barat daya Gunung Kelud dan lebih tepatnya lagi disebelah utara Blitar.

Tidak hanya itu saja, Candi Penataran juga sudah ada di masa Raja Srengga, dari Kerajaan Kediri tepat di tahun 1200 Masehi. Hal tersebut berdasarkan atas peninggalan dari prasasti Candi Penataran. Pun setelah hal tersebut, ternyata Candi Penataran digunakan sampai masa kekuasaan dari Wikramawardhana, sebagai Raja dari Kerajaan Majapahit tepat di tahun 1415.

Candi Plaosan

Menjadi salah satu kompleks dari Candi Buddha yang dimiliki Indonesia. Jaraknya sendiri kurang lebih sekitar 1.5 kilometer dari kompleks Kawasan Candi Prambanan. Candi Plaosan sendiri terbagi atas dua bagian, yakni ada Candi Plaosan Lor yang ada dibagian utaranya dan juga ada Candi Plaosan Kidul yang ada dibagian Selatannya.

Kompleks dari Candi satu ini menghadirkan sebuah pahatan yang sangat halus, rinci dan mirip dengan pahatan yang ada di Kawasan Candi Borobudur. Tidak hanya itu saja, Candi Plaosan juga dibuat Ketika Rakai Pikatan dapat memutuskan untuk dapat menikah dengan Pramodhawarhani.

Hubungan percintaan diantara keduanya ternyata menimbulkan banyak kecaman dan bahkan juga sebuah penolakan. Karena adanya perbedaan agama.

Candi Kalasan

Yang ketujuh ada Candi Kalasan, menjadi salah satu candi atas peninggalan Buddha yang tepat ada di Desa Kalasan Yogyakarta. Candi Kalasan ini letaknya tepat disekitar 16 Kilometer arah timur dari pusat Yogyakarta.

Hampir mirip dengan candi Buddha yang lainnya, ternyata Candi Kalasan juga menghadirkan sebuah ciri khas yang unik. Seperti dengan candi yang ada di beberapa wilayah Jawa Tengah lainnya.

Tambahannya, Prasasti Kalasan menjadi sebuah bukti sejarah atas pembangunan Candi Kalasan. Yang sebelumnya ditemukan tidak jauh dari lokasi candinya. Prasasti kalasan sendiri dibuat dengan menggunakan Bahasa Sansekerta, serta huruf Pranagari, dengan tahun 700 saka atau diperkirakan sekitar 778 Masehi.

Baca Juga : Potret Keindahan Danau di NTB, Sajikan Panorama Paling Spektakuler

By idwnld8